Pariwarajambi.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi (FEB UNJA) berhasil memberdayakan perempuan di Desa Muara Jernih melalui program pelatihan batik modern. Dipimpin oleh Bapak Hendriyaldi dengan anggota Ibu Erida, Bapak Syaparuddin, Ibu Musnaini dan Bapak Wahyu Juari Setiawan. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga setempat dengan meningkatkan keterampilan pembuatan batik dan memperluas akses pasar.
Dilaksanakan pada tanggal 28 September 2024, pelatihan ini membekali 35 peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menciptakan desain batik modern. Kurikulum mencakup pelajaran mendalam tentang teori warna, desain pola, dan strategi pemasaran. “Kami fokus mengajarkan teknik batik tradisional sambil memperkenalkan elemen desain modern untuk membuat produk lebih menarik bagi pasar yang lebih luas,” kata Hendriyaldi.
Peserta antusias dengan pelatihan ini. “Saya belajar banyak tentang kombinasi warna dan cara membuat pola unik,” kata Aisyah, selaku ketua kelompok batik. “Saya bersemangat menerapkan keterampilan baru ini dalam pekerjaan saya dan menciptakan desain yang lebih inovatif.”
Untuk memastikan keberlanjutan program, FEB UNJA memberikan bimbingan dan dukungan berkelanjutan kepada peserta. Ini termasuk konsultasi satu-satu, lokakarya kelompok, dan bantuan akses pasar. Dengan menghubungkan pengrajin dengan bisnis lokal dan platform online, program ini bertujuan menciptakan pasar yang berkelanjutan bagi produk mereka.
Program ini telah menghasilkan beberapa pencapaian signifikan, antara lain; dalam peningkatan kualitas produk, peningkatan akses pasar, memfasilitasi koneksi dengan bisnis lokal dan platform online, pembinaan perempuan dan pelestarian budaya
Rencana masa depan meliputi yaitu,
1) Pengembangan program, Universitas berencana mereplikasi program di desa-desa lain dengan tradisi pembuatan batik.
2) Pendirian koperasi. Koperasi akan dibentuk untuk memperkuat kekuatan tawar-menawar pengrajin dan memfasilitasi upaya pemasaran bersama. 3) Inisiatif pariwisata batik. Desa akan dipromosikan sebagai tujuan wisata batik untuk menarik pengunjung dan menghasilkan pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Dengan memberdayakan perempuan dan melestarikan kerajinan tradisional, FEB UNJA memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi dan warisan budaya Desa Muara Jernih.(*)






