Rakor Camat se-Jambi Dibuka Al Haris, Camat Diminta Kawal Ribuan Program Pemerintah

Berita, Jambi27 Dilihat

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris secara resmi membuka Rapat Koordinasi Camat se-Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (29/9/2026).

Dalam rakor tersebut, Al Haris menekankan pentingnya peran camat sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam memastikan program pemerintah berjalan hingga ke tingkat masyarakat.

Menurut Al Haris, camat memiliki fungsi strategis dalam menjalankan pemerintahan sekaligus menyinkronkan berbagai program agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif.

“Camat memiliki fungsi yang krusial dalam menjalankan tugas pemerintah daerah dan menyinkronkan kerja pemerintah secara efektif. Kecamatan yang kuat akan mendorong pelayanan publik yang baik,” ujar Al Haris.

Ia mengatakan, Camat tidak hanya berperan sebagai pejabat administratif, tetapi juga menjadi pengendali program pemerintah di tingkat bawah, penghubung antara pemerintah dengan masyarakat, serta penggerak sinergi lintas sektor.

Al Haris meminta para Camat meningkatkan pengawasan terhadap berbagai program pemerintah yang dilaksanakan di wilayah masing-masing. Salah satunya program bedah rumah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Ada program pemerintah yaitu bedah rumah. Mohon dipantau program ini di daerahnya. Ada 5.000 lebih program itu, mohon bapak dan ibu Camat dipantau,” tegasnya.

Selain penguatan peran Camat, Al Haris turut memaparkan sejumlah program pembangunan yang berkaitan dengan penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Jumlah KDMP di Jambi 205 unit, sisanya masih pembangunan. Sekolah Rakyat sudah ada dua yang sedang berjalan di Kota Jambi dan Tanjabtimur. Nanti akan dibangun lagi di Tebo, Bungo, dan Sarolangun,” jelasnya.

Selain itu, Al Haris turut menyoroti tantangan pemerintah saat ini yang sedang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga efisiensi anggaran.

“Kita hari ini sibuk menangani karhutla, efisiensi, dan anggaran yang banyak dipangkas. Namun, kita jadi camat tetap harus bersemangat,” katanya.

Al Haris berharap adanya retreat bagi para Camat sebagai bagian dari upaya pembinaan, terutama karena masih banyak camat baru yang membutuhkan penguatan kapasitas.

“Saya kemarin ingin membuat retreat camat karena saya lihat masih banyak camat baru yang perlu dibina. Tetapi kita lihat dulu dananya,” pungkas Al Haris.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *