Gubernur Al Haris Remi Buka MTQH ke-55, Targetkan Lahir Kafilah Berkualitas dan Berprestasi Nasional

Berita, Jambi3 Dilihat

Jambi – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi berlangsung meriah di lapangan depan Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (1/11/2026) malam.

Ribuan masyarakat memadati lokasi acara untuk menyaksikan pembukaan ajang keagamaan tahunan tersebut. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri anggota DPR RI Sy Fasya, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, unsur Forkopimda, Wali Kota Jambi Maulana, para kepala daerah se-Provinsi Jambi, serta seluruh kafilah.

Tuan rumah Kota Jambi menghadirkan sejumlah pertunjukan menarik dalam pembukaan tersebut. Salah satunya drama kolosal dan tarian massal yang mengangkat kisah perjuangan pengajian di kawasan Seberang Kota Jambi pada masa kolonial Belanda.

Pertunjukan yang melibatkan ratusan penari dari berbagai sekolah di Kota Jambi itu sukses menambah semarak suasana pembukaan.

Rangkaian acara kemudian ditandai dengan penabuhan kompangan oleh Gubernur Jambi bersama pimpinan Forkopimda, Wali Kota Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan MTQH bukan sekadar perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an serta Hadits. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan masyarakat.
Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan MTQH ke-55 yang dinilai berlangsung meriah dan memiliki kualitas pelaksanaan yang semakin baik.

“Secara kualitas pelaksanaannya, alhamdulillah, malam ini sudah sama dan mirip dengan MTQ Nasional di Jawa Tengah kemarin. Tinggal lagi kualitas hasil yang akan didapat dari MTQ ini, termasuk bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan di tengah masyarakat,” ujar Al Haris.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kemeriahan penyelenggaraan harus diikuti dengan peningkatan kualitas peserta. Menurutnya, Jambi membutuhkan qori-qoriah dan hafiz-hafizah yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga bersaing di tingkat nasional.

Al Haris juga meminta pembinaan dilakukan secara berkelanjutan. Hasil MTQH tingkat provinsi harus segera ditindaklanjuti dengan persiapan menghadapi MTQ tingkat nasional.

Pemprov Jambi, kata dia, juga akan mendorong penambahan pelatih-pelatih nasional untuk membina peserta di daerah agar kemampuan para kafilah semakin meningkat.

Al Haris mengingatkan bahwa Jambi pernah meraih juara pertama nasional pada kategori anak-anak. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk melahirkan lebih banyak juara dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

“Mudah-mudahan tahun ini kita kembali bangkit. Sekali kita juara nasional, tahun depan juga harus ada juara nasional dari Jambi. Kita benahi semuanya agar MTQ ke depan semakin baik dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.

Ajang tersebut diikuti 11 kafilah dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi dengan total 629 peserta yang akan berkompetisi dalam berbagai cabang dan golongan musabaqah.

Maulana mengatakan, pelaksanaan MTQH juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Tercatat sebanyak 162 stan UMKM dan 12 stan bazar dari kabupaten dan kota turut meramaikan kegiatan tersebut.

“Ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi kami. MTQH menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, harmonis, dan berkarakter Qurani,” ujar Maulana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *