Museum Siginjai Jambi Selenggarakan Pameran Koleksi Etnografi

Jambi455 Dilihat

Pariwarajambi.com – Museum Siginjei melaksanakan kegiatan Pameran Koleksi Etnografi dalam rangka Kenduri Swarnabumi yang berlangsung dari tanggal 18 – 23 September 2023.

Kegiatan yang mengusung tema “Pelestarian Warisan Budaya Berkelanjutan” dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris pada Senin (18/9/2023) di halaman depan Museum Siginjei.

Dihadiri oleh Forkompinda, kepala OPD terkait dilingkup Pemprov Jambi, hingga Tokoh Adat, acara juga dilanjutkan dengan prosesi adat yaitu menginjak kepala kerbau, sebagai simbol dimulai kegiatan Kenduri Swarnabumi.

Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, kegiatan pameran dalam rangka Kenduri Swarnabumi ini adalah acara untuk melihat koleksi yang ada di Museum Siginjei. Tujuannya agar bagaimana koleksi dari masa ke masa yang ada di Museum Siginjei dapat diketahui oleh generasi muda, apalagi Provinsi Jambi kaya akan khasanah sejarah yang dibuktikan dengan fakta-fakta sejarah yang ada di museum.

“Banyak koleksi yang yanh tersimpan, baik itu dari adat ataupun budaya Jambi yang tersedia banyak di Museum. Melalui Kenduri Swarnabumi ini ditujukan agar masyarakat Jambi kembali melihat sejarah peradaban, dan menjadi ajang untuk kilas balik sejarah budaya di Jambi,” katanya.

Sementara itu, Kadisbudpar Provinsi Jambi, Imron Rosyadi menambahkan, Pameran Etnografi ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan salah satu fungsi museum siginjei Jambi sebagai lembaga yang menyajikan informasi sejarah dan budaya.

Melalui pameran benda-benda yang disimpan di museum, dapat dikomunikasikan dan diinformasikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar kandungan dan nilai-nilai penting dari setiap koleksi dapat dipahami serta dijadikan sebagai sumber inspirasi edukasi dalam upaya memajukan berkelanjutan.

“Dalam pameran ini disajikan sebanyak 156 buah koleksi dari 2.996 koleksi yang dimiliki museum siginjei, mulai dari koleksi budaya berburu, pertanian, permainan tradisional, batik, hingga senjata tradisional,” sebutnya.

Melalui pameran ini diharapkan generasi muda lebih mencintai khasanah kebudayaan sendiri agar tidak tersisihkan dengan budaya dari luar.

Selain itu, untuk meningkatkan rasa nasionalisme generasi muda, Museum Siginjei juga melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan lomba, yaitu lomba tari kreasi tingkat SMA dan sanggar umum, lomba lagu daerah Jambi, belajar bersama di Museum Perjuangan dan dialog budaya, yang kesemua kegiatan tersebut sasarannya adalah pelajar dan mahasiswa.(rky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *