MUSLIM yang baik dituntut oleh Allah SWT untuk melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya, diantara perintah Allah SWT yang harus ditunaikan adalah kewajiban menunaikan zakat bagi orang yang hartanya telah memenuhi persyaratan untuk mengeluarkan zakat.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin, Dr KH M Joni Musa Lc MA mengatakan jika tidak makan ada ancaman khusus dari Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW bagi yang tidak mau membayar zakat.
Baca juga: Tausiah Ramadhan: Kenapa Kita Dilarang Mengkonsumsi yang Haram?
“Diantara ancamannya adalah sebagai mana yang dijelaskan dalam Al Quran yang arti orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan mereka tidak menunaikan zakatnya dijalan Allah SWT, maka berikan mereka kabar gembira bahwa mereka mendapat siksaan yang amat pedih, kemudian juga harta yang tidak dikeluarkan zakatnya nanti di hari kiamat akan berubah wujud menjadi seekor ular yang besar, yang menyeramkan, yang mana ular tersebut akan dikalungkan keleher orang yang tidak berzakat tersebut, dan ular itu akan menggigitnya, menyiksanya, kemudian ular itu berkata taukah engkau dengan saya, saya adalah hartamu dan harta yang kamu simpan tidak dikeluarkan zakatnya. Nah saya diperintahkan oleh Allah untuk menyiksa engkau,” jelas KH Joni Musa dalam tausiah singkatnya seperti dikutip di akun Instagram pribadinya @jonimusa81.
Kemudian dalam hadist Nabi Muhammad SAW bersabda
“Orang yang enggan membayar zakat tempatnya berada di neraka”. Kemudian dihadis yang lain Nabi Muhammad SAW bersabda “Tidaklah suatu kaum yang enggan membayar zakat tidak mau membayar zakat melainkan Allah uji mereka dengan panciklik dan kepakiran dan buruknya kondisi keuangan”.
“Artinya ekonominya diuji oleh Allah ekonomi yang sulit kehidupan yang sulit tidak berkah, kemudian juga pada zaman Abu Bakar Ash-Shiddiq orang yang enggan membayar zakat diperangi oleh Abu Bakar bahkan dibunuh, karena zakat itu adalah salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap orang Islam yang hartanya telah memenuhi persyaratan jika tidak mendapatkan dosa yang besar disisi Allah SWT,” kata KH Joni Musa.(rky)






