Dibuka dengan Megah, Pekan Budaya Merangin Ditutup Penuh Kehangatan dan Gelak Tawa

Berita, Daerah, Jambi14 Dilihat

JAMBI – Gelaran akbar Pekan Budaya “Jambi Elok Nian: Merajut Tuah Merawat Marwah Adat Merangin” resmi ditutup pada Sabtu (27/06/2026).

Jika pada pembukaan acara ini menyuguhkan kemegahan, momen penutupan yang berlangsung di Anjungan Merangin Taman Mini Melayu Jambi justru menyajikan atmosfer yang berbeda: penuh kehangatan, rasa kekeluargaan, dan kebersamaan yang erat antara penyelenggara serta masyarakat.

Kemeriahan penutupan tidak hanya datang dari penampilan tari kreasi para siswa-siswi berbakat asal Merangin.

Suasana pecah saat para camat, kepala bagian (Kabag), dan kepala bidang (Kabid) turun langsung ke atas catwalk bersama istri mereka masing-masing. Tingkah unik dan canggung para pejabat daerah ini spontan mengundang gelak tawa renyah dari seluruh penonton.

Aksi jenaka di catwalk tersebut bahkan membuat Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafidh, dan Sekda Zulhifni tak sanggup menahan tawa.

Momen spontan ini sukses mencairkan suasana dan melepas seluruh rasa lelah panitia setelah berhari-hari mempersiapkan acara.

Dalam sambutannya, Bupati Merangin M. Syukur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, pelaku seni, hingga para pelaku UMKM. Ia juga secara khusus berterima kasih kepada Gubernur Jambi atas inisiasi giliran pergelaran bagi kabupaten/kota ini.

“Acara ini bukan sekadar seremonial. Di tengah arus globalisasi yang tidak bisa kita hindari, bukan berarti kita harus meninggalkan jati diri dan budaya yang telah dibangun oleh para leluhur. Tugas kita sekarang adalah meneruskan dan menjaganya,” tegas M. Syukur.

Lebih lanjut, Bupati M. Syukur menekankan bahwa festival kebudayaan seperti ini memiliki efek domino yang nyata bagi perekonomian daerah, khususnya dalam menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Tentu acara Jambi Elok Nian ini bukan sekadar nama, tapi memang betul-betul elok nian (bagus sekali),” tambahnya disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Merangin, Suherman, melaporkan bahwa event yang berlangsung selama tiga hari (26–28 Juni) ini berjalan dengan sukses.

Selain perlombaan dan pentas seni yang melibatkan pelajar hingga masyarakat umum, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai wadah promosi daerah.

“Selain menghadirkan hiburan kebudayaan dan perlombaan, kami juga menyediakan stan khusus untuk menyampaikan informasi wisata dan Geopark Merangin kepada pengunjung,” pungkas Suherman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *