Jambi – Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Al Haris didampingi Wakil Gubernur Abdullah Sani dan Sekretaris Daerah Sudirman. Evaluasi turut dihadiri seluruh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Al Haris menegaskan, evaluasi SAKIP merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk mengukur kinerja seluruh perangkat daerah sekaligus memastikan pelaksanaan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD berjalan secara terarah.
“SAKIP ini menjadi alat untuk mengawal visi-misi RPJMD kepala daerah agar lebih terukur, efektif, efisien, dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Al Haris.
Menurutnya, penilaian SAKIP bukan sekadar melihat kelengkapan dokumen administrasi. Yang lebih penting adalah bagaimana perangkat daerah mampu memanfaatkan data secara tepat sebagai dasar dalam menyusun program dan menghasilkan kinerja yang nyata.
“Tadi juga sudah dijelaskan oleh Kementerian PANRB, yang dinilai bukan hanya dokumennya lengkap. Tetapi bagaimana data digunakan dengan cermat, program dijalankan dengan baik, dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Al Haris mengungkapkan, nilai SAKIP Pemerintah Provinsi Jambi saat ini telah mencapai 69,49. Angka tersebut hanya membutuhkan sedikit peningkatan untuk meraih predikat BB, yang menjadi target utama tahun ini.
“Nilai kita sudah 69,49. Tinggal sedikit lagi untuk mencapai predikat BB. Saya ingin ada peningkatan. Itu menjadi tanda bahwa kita bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Saat ditanya awak media apakah predikat BB menjadi target yang tidak bisa ditawar lagi, Al Haris menjawab dengan penuh optimisme.
“BB harga mati. Masa nilai kita sudah 69,49, tinggal sedikit lagi menuju 70 tidak bisa? Saya yakin kita mampu,” katanya.
Gubernur berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas perencanaan, serta memastikan setiap program memiliki dampak nyata bagi masyarakat sehingga target peningkatan nilai SAKIP dapat tercapai pada tahun ini.
Evaluasi SAKIP tersebut juga menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus memperbaiki kualitas birokrasi, memperkuat akuntabilitas kinerja, dan meningkatkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, serta berorientasi pada hasil.(*)






