Gubernur Jambi Al Haris Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Tol Pijoan-Merlung

Berita, Jambi11 Dilihat

Jambi – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Jambi-Rengat terus dikebut. Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan seluruh persoalan lahan untuk pembangunan fase I Tol Jambi-Rengat, khususnya ruas Pijoan-Cinto Kenang hingga Merlung, selesai atau clear and clean pada Desember 2026.

Target tersebut disampaikan Gubernur Jambi Al Haris dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan JTTS Jambi-Rengat Fase 1, Selasa (11/8/2026).

Fase pertama Tol Jambi-Rengat mencakup ruas Pijoan-Cinto Kenang di Kabupaten Muaro Jambi hingga Merlung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rapat tersebut membahas berbagai persoalan yang masih menjadi kendala pembangunan. Di antaranya lahan yang belum selesai, pendataan warga terdampak, penetapan lokasi (Penlok), hingga fasilitas umum yang berada di jalur tol.

Rapat ini turut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Asisten Deputi Pengembangan Konektivitas Antarwilayah, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Pemkab Muaro Jambi, Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta seluruh pihak terkait.

“Waktu kita bergulir terus. Kita sudah sampaikan bahwa akhir Desember semua sudah clear and clean. Supaya nanti Januari sudah mulai mereka eksekusi lapangan,” kata Al Haris.

Menurut Al Haris, salah satu langkah yang harus segera dilakukan adalah memperbarui Penlok. Pemerintah juga kembali mendata lahan dan masyarakat yang terdampak pembangunan tol. Pendataan juga mencakup fasilitas umum yang berada di jalur pembangunan.

“Penlok-nya kita minta isi ulang. Kemudian lahan-lahan yang belum selesai kita data lagi. Jumlah masyarakat yang terdampak juga kita data lagi,” ujarnya.

Fasilitas umum seperti sekolah dan bangunan lainnya juga menjadi perhatian. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam proses penyelesaian ganti rugi atau ganti untung kepada masyarakat.

Al Haris memastikan anggaran untuk pembayaran lahan sudah tersedia. Karena itu, ia meminta seluruh proses dipercepat.
“Dana sudah siap untuk dibayarkan kepada masyarakat. Kita cepat prosesnya,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *