Bupati M Syukur Ajak Kepala OPD Touring Motor ke Gua Tiangko

Berita, Daerah, Jambi69 Dilihat

Bangko – Pemandangan berbeda terlihat dari aktivitas Bupati Merangin M. Syukur, Sabtu (3/10/2026). Alih-alih menggunakan mobil dinas, orang nomor satu di Kabupaten Merangin itu memilih mengendarai sepeda motor bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

M. Syukur mengendarai Yamaha X-Max memimpin rombongan menuju Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau. Dalam perjalanan tersebut, ia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Zulhifni dan sejumlah kepala OPD.

Rombongan berangkat dari Rumah Dinas Bupati sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB.

Perjalanan tersebut juga diikuti Tim Liputan Kominfo Merangin. Mereka mengawal rombongan dengan menggunakan sepeda motor Kawasaki Eliminator.

M. Syukur mengatakan, penggunaan sepeda motor dipilih karena dinilai lebih praktis dan fleksibel untuk perjalanan menuju kawasan tersebut.

“Kenapa naik motor? Karena lebih santai, lebih mobile, dan lebih efisien,” kata M. Syukur.

Kunjungan itu sekaligus menjadi agenda kerja lapangan dengan dua kegiatan. Pertama, menghadiri Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Merangin. Kedua, melihat langsung kondisi Gua Tiangko Ulu yang menjadi salah satu kawasan penting dalam Geopark Merangin.

Puncak HKG PKK digelar di kawasan kaki bukit Gua Tiangko Ulu. Suasana kegiatan berlangsung hangat karena lokasi tersebut ternyata memiliki kenangan tersendiri bagi M. Syukur.

Di hadapan peserta, Bupati bahkan menceritakan pengalaman masa kecilnya bermain di kawasan Gua Tiangko.

“Hari ini saya lihat wajah ibu-ibu dan bapak-bapak agak cerah. Ini mungkin karena kita berada di lingkungan tempat pariwisata, salah satunya Gua Tiangko. Nanti setelah ini boleh kunjungan ke gua,” ujar Syukur.

Ia kemudian mengungkapkan bahwa kawasan tersebut bukan tempat yang asing baginya. Saat kecil, ia mengaku kerap bermain dan mandi di sekitar kawasan Tiangko.

“Ini gua tempat saya main kecil-kecil dulu. Kami jalan dari belakang situ. Kemudian lanjut lagi ada namanya Dam Tiangko. Nah, itu tempat kami mandi, loncat, mandi terjun,” tuturnya.

Candaan Syukur langsung mengundang tawa peserta. Ia bahkan menyarankan warga yang merasa kurang bahagia untuk mencoba mandi terjun di kawasan tersebut.

Usai menghadiri kegiatan HKG PKK, M. Syukur bersama Sekretaris Badan Pengelola Geopark Merangin Eko Wahyudi melanjutkan perjalanan menuju Gua Tiangko Ulu.

Bupati melihat langsung kondisi kawasan yang memiliki nilai sejarah geologi tersebut. Menurutnya, keberadaan Gua Tiangko menjadi salah satu kekayaan alam yang harus dijaga dan dikenalkan lebih luas.

Syukur menyebut kawasan itu memiliki sejarah geologi yang sangat panjang. Ia menjelaskan, Gua Tiangko diperkirakan terbentuk sekitar 140 juta tahun lalu.

“Jadi, gua ini terbentuk 140 juta tahun yang lalu. Kalau bicara sejarah, ini dulu laut. Kemudian menjadi daratan jauh sebelum Pulau Sumatera terbentuk. Dan alhamdulillah, ini masih ada. Bersyukurlah!” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *