Gubernur Al Haris Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Dorong Bumi Sailun Salimbai Jadi Motor Ekonomi Baru Jambi

Berita, Jambi23 Dilihat

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Kabupaten Muaro Jambi memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi. Posisi strategis sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi menjadi modal penting untuk menarik pembangunan infrastruktur, investasi, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Al Haris saat menghadiri peringatan HUT ke-27 Kabupaten Muaro Jambi di Gedung DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (27/10/2026).

Menurut Al Haris, keterbatasan lahan di Kota Jambi membuka peluang bagi Muaro Jambi untuk menjadi lokasi pengembangan berbagai fasilitas strategis.

Gubernur menekankan, pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol, harus memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, bukan sekadar menjadi penghubung antarwilayah.

“Muaro Jambi ini lokasi tol paling panjang di Jambi. Kita ingin ada simpul-simpul ekonomi baru sehingga masyarakat ikut merasakan manfaat pembangunan,” kata Al Haris.

Selain pembangunan, pada kesempatan ini Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terutama mencegah kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. Gubernur meminta kepala daerah dan masyarakat memperkuat edukasi agar kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar dapat dihentikan.

Al Haris juga mengajak seluruh unsur pemerintahan menjaga kekompakan dan tidak mudah terpecah oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial. “Penguatan pendidikan karakter dan akhlak generasi muda, termasuk melalui pondok pesantren, menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) menyebut HUT ke-27 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kita berharap kesejahteraan, kedamaian, dan kemajuan Muaro Jambi terus dirasakan masyarakat,” kata BBS.

BBS menjelaskan, pemerintah kabupaten memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan, serta perluasan kesempatan kerja. Pembaruan data sosial juga menjadi perhatian agar bantuan pemerintah tepat sasaran.

“Kebijakan tanpa data sama dengan kebijakan tanpa arah. Karena itu, kami meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa memastikan data masyarakat sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegasnya.

Bupati menambahkan, visi Muaro Jambi Berbakti diarahkan untuk mewujudkan daerah yang bertakwa, berakhlak, maju, serta unggul di bidang pertanian, industri, dan pariwisata. Program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan menjadi bagian dari upaya mencapai visi tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *