Al Haris Hadiri Pelantikan Dewan Hakim MTQH ke-55, Ingin Kafilah Jambi Makin Berkualitas dan Berprestasi di Tingkat Nasional

Berita, Jambi14 Dilihat

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, berharap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas qori dan qoriah agar mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.

Itu disampaikan Al Haris saat menghadiri pelantikan Pengawas, Dewan Hakim dan Panitera MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi di Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (1/11/2026).

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jambi, Abdullah Sani, yang juga Wakil Gubernur Jambi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Jambi Maulana serta sejumlah kepala daerah atau yang mewakili.

Gubernur Al Haris mengatakan, peningkatan kualitas MTQ harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran LPTQ, baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Terlebih, pelaksanaan MTQ kini telah memasuki pola penyelenggaraan setiap tahun.

Menurutnya, perubahan pola tersebut harus diikuti dengan pembinaan yang lebih konsisten dan terarah. Dengan begitu, Jambi tidak hanya sukses menggelar MTQ tingkat Provinsi, tetapi juga mampu melahirkan kafilah berkualitas untuk bersaing di tingkat nasional.

“Karena MTQ sudah dilaksanakan setiap tahun, tentu perlu pembinaan yang konsisten dari kabupaten dan kota. Kita ingin kualitas MTQ semakin meningkat, begitu juga hasil yang dilahirkan dari MTQ ini. Mereka yang mewakili Jambi ke tingkat nasional harus benar-benar berkualitas,” ujar Al Haris.

Selain peningkatan kemampuan peserta, Al Haris juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas dan netralitas dewan hakim. Menurutnya, dewan hakim harus bekerja secara profesional, objektif dan konsisten dalam memberikan penilaian.

“Dewan hakim kita harap menjalankan fungsi penilaian secara independen. Dengan demikian, hasil MTQ benar-benar mencerminkan kemampuan peserta,” ujarnya.

Al Haris juga meminta pemerintah kabupaten dan kota memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan qori dan qoriah di daerah masing-masing. Dukungan anggaran, fasilitas latihan hingga kesejahteraan peserta dinilai penting agar potensi yang dimiliki tidak berpindah ke daerah lain.

“Kalau ingin kualitas MTQ kita bagus, pembinaan di daerah juga harus berjalan. LPTQ kabupaten dan kota harus menganggarkan dana yang memadai. Dengan pembinaan yang konsisten, insyaallah qori dan qoriah kita tidak mudah berpindah ke daerah lain,” katanya.

Al Haris optimistis Jambi memiliki potensi besar untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia mencontohkan keberhasilan salah satu peserta asal Jambi yang berhasil meraih juara pertama nasional pada kategori anak-anak pada MTQ sebelumnya.

Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi pemacu untuk meningkatkan pencapaian pada kategori remaja hingga dewasa.
“Kalau kemarin sudah ada yang juara satu nasional kategori anak-anak, jangan sampai kita mundur lagi. Kita harus kejar prestasi di tingkat remaja dan dewasa. Jambi punya potensi, tinggal bagaimana kita mengasahnya dengan pembinaan yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, Pemkot Jambi telah berupaya maksimal mempersiapkan pelaksanaan MTQH ke-55. Dukungan penuh diberikan jajaran pemerintah kota bersama masyarakat, baik melalui kehadiran langsung di lokasi kegiatan maupun dukungan di media sosial.

Maulana berharap pelaksanaan MTQH ke-55 di Kota Jambi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyebutkan, rangkaian kegiatan MTQH ke-55 turut diisi dengan drama kolosal yang melibatkan sekitar 500 anak.

“Pertunjukan tersebut mengangkat peran ulama dalam perjuangan mengusir penjajah Belanda serta membangun karakter masyarakat melalui pendidikan pesantren,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *