Gubernur Jambi Al Haris Resmikan Tol  Tempino – Simpang Ness 

Berita, Jambi251 Dilihat

Pijoan – Gubernur Jambi, Al Haris secara resmi men-tap kartu tol sebagai tanda dimulainya pengoperasian Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino – Jambi, khususnya Seksi 3 (Tempino – Simpang Ness) sepanjang 18,49 km. Momentum bersejarah ini menandai hadirnya jalan tol pertama di Provinsi Jambi dengan total panjang 52,59 km, Minggu (14/09/2025).

Dalam berbagai hal, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pembangunan jalan tol ini merupakan perjalanan panjang penuh tantangan. Sejak pertama kali menjabat pada tahun 2021, rapat perdana yang beliau pimpin adalah membahas proyek tol yang kala itu sempat mandek akibat masalah pendanaan dan pembebasan lahan.

“Alhamdulillah, berkat dukungan penuh pemerintah pusat, DPR RI, Kejaksaan, serta perangkat desa, satu per satu tantangan dapat terselesaikan. Hari ini kita menyaksikan hasil perjuangan bersama,” ungkap Gubernur.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan rasa syukur atas tersambungnya ruas tol dari arah Palembang hingga ke Jambi. Menurutnya, kehadiran Tol ini akan mempercepat transmisi masyarakat, memangkas waktu perjalanan, sekaligus menjadi milik masyarakat Jambi.

“Sejak Indonesia merdeka, baru kali ini Jambi memiliki jalan tol sepanjang 52,59 km. Ini sejarah, mari kita jaga bersama demi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan, Menko, dan Komisi V DPR RI terkait kelanjutan pembangunan hingga Rengat. Dengan dukungan pembiayaan melalui KPB, proses pembebasan lahan di desa-desa yang tersisa akan segera dilanjutkan.

“Dengan mengucap syukur alhamdulillah, saya mewujudkan Jalan Tol Gerbang Pijoan Seksi 3 resmi dioperasionalkan. Semoga menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAKN DPR RI sekaligus Anggota Komisi VI, Dr. Ir. H. Herman Khoiron, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera telah melalui perjuangan panjang, termasuk pengawalan penyertaan modal negara (PMN) sebagai basis pembiayaan.

Menurutnya, tol di Jambi menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera, dengan kualitas jalan yang rapi dan penerangan memadai. “Kami memastikan setiap rupiah keuangan negara digunakan tepat sasaran, dan pembangunan harus memberi manfaat nyata bagi rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, H. Bakri HM, SE., memberikan apresiasi kepada Gubernur Jambi yang dinilainya berperan besar dalam memperlancar izin lahan. Ia menekankan pentingnya pengelola untuk menjaga Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan penerapan aturan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) demi kenyamanan pengguna.

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, menyampaikan bahwa ruas Tempino – Simpang Ness saat ini dioperasikan dalam masa sosialisasi tanpa tarif. Waktu tempuh perjalanan yang sebelumnya 2–3 jam kini dapat dipersingkat menjadi sekitar 45 menit.

Hutama Karya juga telah menyiapkan gerbang tol di Tempino dengan enam gardu transaksi. Meski belum mengenakan tarif, pengguna tetap diwajibkan menggunakan kartu elektronik.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan efisien. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tegas Dwi Aryono. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *