Pariwarajambi.com – Penjabat (Pj) Bupati Tebo, Aspan mendampingi Gubernur Jambi Al Haris membuka rapat koordinasi penguatan pemerintahan dan pembangunan desa wilayah Jambi tengah di gedung DPRD Kabupaten Tebo, Senin (05/06/2023).
Pada Rakor kepala desa se Kabupaten Tebo, Bungo dan Batanghari yang dihadiri anggota DPR RI H Bakrie ini, Aspan memaparkan capaiannya selama setahun menjabat Pj Bupati Tebo.
Aspan mengatakan selama setahun menjabat Pj Bupati Tebo selain berhasil mewujudkan pemekaran 15 desa, dirinya bersama jajaran Pemkab Tebo berhasil mengendalikan inflasi dan berada pada posisi tiga nasional, selain itu Aspan juga berhasil mewujudkan pelayanan publik Kabupaten Tebo berada dirangking 10 besar terbaik Nasional.
Pata akhir tahun 2022 Kabupaten Tebo telah berhasil melakukan pemekaran desa sebayak 15 desa sehingga jumlah desa dalam Kabupaten Tebo bertambah dari 107 desa menjadi 122 desa pada tahun 2022.
“Proses ini sudah lama diajukan sejak 2017 sampai 2022. Alhamdulillah berkat bantuan Pak Gubernur Jambi Al Haris dalam waktu 43 hari pemekaran 15 desa dapat terwujud,” kata Aspan.
Selain itu melalui dana ketahanan pangan kita juga telah berhasil meningkatkan produksi pertanian tanaman pangan dan produksi perikanan serta meningkatnya populasi ternak dengan memenfaatkan dana ketahanan pangan untuk pengadaan ternak serta penyediaan peralatan pertanian
“Malui upaya ini Kabupaten Tebo telah berhasil menjaga angka inflasi pada angka yang relative aman yaitu pada angka minus 4,86 persen dan menempatakan Kabupaten tebo pada posisi ketiga secara nasional,” ujarnya.
“Pada sisi lain kita juga memberikan perhatian terhadap posyandu dimana pada tahun akhir tahun 2022 pemerintah daerah memberikan bantuan peralatan antropometri untuk 100 posyandu dari 321 posyandu yang ada, kita juga terus berupaya untuk menurunkan angka stunting sehingga pada tahun 2022 angka stunting di Kabupaten Tebo menurun menjadi 226 balita stunting dari 407 balita stunting padatahun 2021,” tambahan Aspan.
Demikian pula terhadap angka Harapan Lama Sekolah (HLS) juga mengalami peningkatan dari angka 7,58 menjadi 12,65 tahun pada tahun 2022.
Terkait dengan dengan pelayanan public Pemerintah Kabupaten Tebo mendapat peringkat “A” sehingga mendapat 10 besar terbaik Nasional dan peringkat pertama tingkat Provinasi Jambi.
“Demikian pula terhadap penyaluran dana desa tahun 2022 Kabupaten Tebo mendapat peringkat terbaik dalam penyaluran Dana Desa untuk wilayah KPPN Muara Bungo,”
Dalam upaya penurunan kemiskinan
ekstrem Pemerintah Kabupaten Tebo pada tahun 2022 menempati peringkat 3 di Provinsi Jambi dengan angka 0,74 persen dengan angka laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen.
“Beberapa capaian ini tentunya kami peroleh atas jalinan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Tebo, demikian pula dengan Forkompinda saling bahu membahu dalam mencurahkan pikiran, tenaga dan waktu untuk membangun Kabupaten Tebo yang kami cintai ini,” sebutnya lagi.(rky)






