Gubernur Al Haris Resmikan Santri Mart Ponpes Sirojul Mukhlasin Al Fauzean

Berita, Jambi3 Dilihat

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, meresmikan Santri Mart Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin Al Fauzean di Lorong H Ibrahim, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (1/8/2026). Peresmian itu menjadi tonggak baru dalam upaya membangun kemandirian ekonomi pesantren sekaligus menghadirkan pusat kebutuhan masyarakat di sekitar lingkungan pondok.

Peresmian Santri Mart dilakukan usai Gubernur Al Haris menghadiri Tasyakuran Wisuda Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin Al Fauzean. Dalam kesempatan tersebut, Al Haris didampingi Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin Al Fauzean, Hasan Basri Agus (HBA).

Al Haris mengatakan, kehadiran Santri Mart bukan sekadar membuka sebuah toko, tetapi menjadi model pemberdayaan ekonomi pesantren yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.

“Ini membuka sebuah toko, Santri Mart. Konsepnya adalah kemitraan. Mereka memiliki barang, pondok memiliki toko, lalu hasilnya dikelola bersama. Ini langkah yang sangat baik untuk membangun ekonomi pesantren,” ujar Al Haris.

Menurutnya, selama ini banyak pesantren masih bergantung pada dukungan pemilik atau donatur. Dengan hadirnya unit usaha seperti Santri Mart, pesantren memiliki sumber pendapatan baru yang dapat membantu operasional dan pengembangannya.

“Kita berharap ekonomi pondok semakin terbantu. Selain itu, harga barang yang dijual juga diharapkan lebih terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan para santri,” katanya.

Al Haris juga menilai keberadaan Santri Mart akan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, kawasan tersebut belum memiliki swalayan yang memadai sehingga warga masih mengandalkan warung kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ini bukan hanya untuk santri, tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Kehadiran Santri Mart akan memudahkan warga mendapatkan kebutuhan pokok tanpa harus pergi jauh,” ungkapnya.

Gubernur berharap konsep serupa dapat diterapkan di pondok-pondok pesantren lainnya di Provinsi Jambi agar mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri sekaligus meningkatkan pelayanan bagi para santri.

“Ke depan, saya ingin pondok-pondok lain juga memiliki fasilitas seperti Santri Mart. Santri tidak perlu lagi keluar jauh untuk berbelanja, sementara pesantren juga memiliki sumber ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin Al Fauzean, Hasan Basri Agus (HBA), mengungkapkan bahwa peresmian Santri Mart menjadi bagian dari rangkaian kegiatan besar yang digelar pesantren pada hari tersebut.

Selain tasyakuran wisuda, pesantren juga menggelar wisuda santri putri, peluncuran SMA Al-Amum, serta berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan yang ditujukan untuk memperkuat peran pesantren di tengah masyarakat.

HBA menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Al Haris yang telah hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap pengembangan unit usaha pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah hadir dan memberikan motivasi kepada kami. Dukungan ini menjadi penyemangat agar kami terus mengembangkan wirausaha di lingkungan pondok demi kemajuan pesantren dan kesejahteraan umat,” ujar HBA.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *