Program Berkah TP PKK Jambi Bikin Warga Melek Keuangan dan Jago Kelola Sampah, Hesti Haris: Perubahan Dimulai dari Rumah

Berita, Jambi17 Dilihat

Jambi – Di balik semangkuk sarapan hangat, tersimpan ilmu yang mampu mengubah cara hidup. Itulah semangat yang dibawa Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi dalam kegiatan Rabu Berkah yang digelar di Halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan kepada masyarakat. TP PKK Provinsi Jambi menghadirkan edukasi penting bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi agar masyarakat semakin cerdas mengelola keuangan sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. atau Hesti Haris mengatakan, Rabu Berkah kini menjadi ruang belajar yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui Sarapan di PKK ini, masyarakat tidak hanya menikmati sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup memberikan solusi bagaimana mengelola sampah dari rumah, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk sehingga bernilai manfaat,” ujar Hesti Haris.

Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di rumah. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dini.

Sampah organik, kata Hesti, dapat diolah menjadi kompos yang menyuburkan tanaman. Sementara sampah anorganik bisa dikumpulkan untuk didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak langsung berakhir di tempat pembuangan akhir.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Arief Munandar, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Jambi yang terus membuka ruang edukasi bagi masyarakat.

Ia menegaskan persoalan sampah telah menjadi tantangan nasional yang tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Dibutuhkan peran aktif setiap keluarga melalui penerapan konsep 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban TPA,” jelas Arief.

Ia juga mengingatkan bahwa biaya pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sangat besar. Karena itu, mengurangi sampah sejak dari sumbernya menjadi solusi paling efektif untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.

Tak hanya soal lingkungan, masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai keamanan finansial. Asisten Manager OJK Provinsi Jambi, Mayarizka Chandra, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi maupun pinjaman yang tidak memiliki izin resmi.

Masyarakat diajak mengenali ciri-ciri aktivitas keuangan ilegal serta selalu menggunakan layanan jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan.

Kolaborasi TP PKK Provinsi Jambi, DLH Provinsi Jambi, dan OJK Provinsi Jambi ini diharapkan mampu melahirkan keluarga yang semakin cerdas dalam mengelola keuangan, semakin peduli terhadap lingkungan, serta menjadikan kebiasaan baik dimulai dari rumah untuk masa depan Jambi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *